Kenapa Prosesor Ivy Bridge Kepanasan Saat "Dipaksa"?

Geek.com
Inti prosesor Ivy Bridge (kiri) dihubungkan dengan heatspreader panas oleh pasta penghantar panas
        Prosesor baru seri "Ivy Bridge" besutan Intel disebut mengeluarkan panas berlebih yang tak wajar, hingga beda 20 derajat Celcius, saat di-overclock (dipaksa melebihi kemampuan aslinya).

Hal ini diungkap oleh PC Watch yang melakukan pengujian terhadap prosesor terbaru dari Intel ini.

Selain itu, mereka juga berhasil menemukan penyebab panas berlebih tersebut, yaitu kemungkinan berasal dari materi penghantar panas (thermal paste) yang digunakan di dalam prosesor.

Seperti dikutip dari Geek.com, Intel memakai sejenis pasta penghantar panas untuk menempelkan inti prosesor dengan kepingan penyebar panas (heat spreader) di atasnya. Teknik ini dimaksudkan untuk memperluas permukaan sehingga proses pelepasan panas bisa lebih optimal.

Akan tetapi, karena memiliki konduktivitas yang rendah, pasta penghantar ini justru menghambat pelepasan panas.

Prosesor Intel seri sebelumnya, "Sandy Bridge" dihubungkan dengan kepingan penyebar panas melalui solder fluxless yang memiliki konduktvitas lebih tinggi dibandingkan pasta penghantar panas.

Perbedaan jenis materi ini ditengarai bisa menyebabkan perbedaan temperatur hingga 20 derajat Celcius di antara kedua seri prosesor tersebut ketika dipaksa bekerja melampaui batasnya dengan teknik overclocking.

Ketika pasta penghantar panas Ivy Bridge coba diganti dengan pasta penghantar yang lebih berkualitas, situs teknologi PC Watch melaporkan terjadi penurunan suhu antara 18-23 persen.

Namun, suhu tinggi Ivy Bridge ini hanya akan muncul apabila prosesor dipaksa berjalan lebih kencang melalui teknik overclocking. Pada kondisi normal untuk pemakaian sehari-hari, panas Ivy Bridge tidak melampaui batas aman.

"Ivy Bridge" adalah seri prosesor terkini dari raksasa mikrochip Intel. Salah satu prosesor yang termasuk dalam seri ini adalah Core i7-3770K.

"Ivy Bridge" dibuat dengan proses fabrikasi 22 nanometer dan memiliki kinerja lebih tinggi dibanding pendahulunya.

Proses fabrikasi yang lebih kecil tersebut memungkinkan Intel menanam 1,4 milyar transistor pada inti prosesor Ivy Bridge yang berukuran hanya 160 mm persegi.

0 komentar:

Poskan Komentar